Sabtu, 19 Juli 2014

Puisi - Puisi TERBARU + fidio kisah CINTA


RASA CINTAKU


Kau tiba-tiba hadir dari isi hatiku yang kosong...
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang...
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku...
Engkau sungguh membuatku tak mengerti...
Rasanya hatiku jadi tak menentu...
Untukku kau sangat berharga...
Lihatlah diriku ini yang berjuang untuk cintamu...

Aku tak tau rasa apakah ini...?
Apakah ini yang di maksud CINTA.....
kalau benar akan kunyatakan
Aku CINTA padamu....
Namun kau tak pernah sadari itu.....
Walau perih hati ini...
Aku disini kan selalu setia menantimu...
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu...
Kau lah sebelah sebelah sayapku........
kaulah setengah nafasku..........
kaulah setengah raga dan jiwaku.........
Hanya Engkau yang ada di hatiku....
Ku tak bisa melupakan wajahmu...
Ku tak bisa mengalihkan perhatianku kepada yang lain........

 
Cinta Pertama dan Terakhir
Aku tak tau.....
Rasa apa ini.......
setiap melihat,menatap,berpapasan......
Ku slalu merasakan yang namanya DEG-DEG an...........
mungkinkah ini yang dinamakan CINTA........
Tapi mungkin kau tak menyadarinya..........
Akan cinta yang tulus dari hati.....
hati yang terdalam.............

pikiranku slalu hanya ada dirimu........
otak yang harusnya ada pelajaran.....
kini di isi oleh dirimu...............
Ku ingin kau yang pertama untuk dirimu....
Dan juga yang terkahir...............

PENGHIANATAN
Awal Pertama Ku berjumpa denganmu......
Aku sudah merasakan kehangatan ketika denganmu....
bagaikan orang yang sedang menghangatkan badannya dalam sebuah Api
Api yang membakar jiwaku.........
Api yang membakar hatiku.....
Hingga menjadi merah kembali.......

Namun itu hanya masa lalu......
masa lalu yang tak akan mungkin terulang kembali.......
Begitu banyak pengorbananku padamu.....
Namun yang ku teriman pada akhirnya adalah sebuah Penghianatan..............
penghianatan itu tlah merasukki pikiranku....

hingga ku tak bisa melakukan semua yang bisa kulakukan.............
Kau lebih memilih dia daripada aku...............
hanya PENGHIANATAN yang ku dapat darimu............
Ya.
PENGHIANATAN....................

 

Pedulikah Kau



Kau cinta pertamaku…
Hanya kau, yang ku bayangkan saat ku akan tidur….
Saat kepala ini telah tersandar di pulau kapuk…..
Kau menari di angan…..
Kau terbang terbang hinggap di pikir ku…
Kegilaan ini menyesatkan….
Terperangkap dalam senyum fatamorgana mu…
Terpenjara dalam sorot mata mu…
Sedih, Gundah, Sakit, Perih
Itu yang kini ku rasakan…
Cermin, apakah dia peduli akan semua?
Apakah rasa cintaku hanya sia-sia belaka?
Apakah cinta ini memiliki arti…
Biarlah takdir yang menjawab…


Tak Terbalas

Aku buat cintaku seharum bunga..
Sehangat mentari pagi..
Sesuci bayi..
Sesejuk embun pagi..
Dan Seindah pelangi..
Tapi apa yang kau beri??
Cintamu hanya rekayasa..
Kata-katamu bualan belaka..
Cintamu bagaikan rembulan di siang hari..
Tak pernah kau balas cintaku ini..
Tak pernah kau hargai cintaku ini..
Tak pernah kau terima kasih-sayangku ini..
Cintaku bertepuk sebelah tangan..
Hai kasih..
Terasa sakit cintaku ini..
Bagaikan pisau menyayat hati..
Bagai ombak menghantam dada ku..
Cintaku tak pernah terbalas..
Dan mengapa kau tak pernah bisa lihat aku?
Lihat cintaku ini?
Mengapa ku takkan bisa sentuh hatimu?
Hatimu untukku?

Tersenyum Untuk Dia.. (Cinta Pertama)

Ku mulai dengan senyuman:)

Ya allah maafkanlah aku yg lemah ini, hamba begitu lemah ya allah..
Iman hamba masih begitu lemah..
Tetapi hamba yakin ada hikmah yg ingin Engkau berikan pada hamba…

Aku tak pernah lelah berusaha untuk melupakan nya,

Sekuat hati, sekuat niatku, sebanyak doaku,
Bantu aku ya Rabb..
Merelakannya, mengikhlaskannya..

Entah mengapa prasaan ini begitu sulit untuk aku kendalikan

Perasaan yang sudah 9 tahun bersemayam di hatiku
Tersimpan rapi di hatiku..
Sungguh aku menikamatinya, meski terkadang aku menangis
Terkadang hasrat ingin memilikimu begitu berkecamuk di dalam dada
Tetapi aku begitu takut untuk mengungkapakan perasaan ini..

Bertahun-tahun aku mencarimu,

Selepas lulus SMP aku terus mencarimu, hingga aku tahu kau akan pergi ke Mesir untuk kuliah disana..
Aku menangis, menangis bangga dan juga sedih,
Apa kau tahu??
Kau hampir membuat hubunganku dengan kekasihku berantakan pada waktu itu..

Kini aku telah menemui mu, meski keadaan y begitu berbeda

Sungguh aku sudah begitu bahagia hanya dengan kamu memanggil namaku, tertawa bersamaku,
Meski aku harus menghadapi kenyataan bahwa kau telah bahagia bersama wanita itu..
Air mataku pun menetes ketika tahu jika wanita itu adalah cinta pertamamu
Kau begitu mencintainya dan begitu setia padanya meski kau jauh di negeri orang..
Apa kau tahu??
Siapa cinta pertamaku??
Itu kamu, yaaa kamu cinta pertamaku
Aku mencintaimu jauuhh sebelum kamu seperti saat ini, yang begitu membanggakan..
Aku mencintaimu jaauuhh sebelum banyak wanita yang tergila-gila padamu..

Ya Rabb..

Umat-Mu yang satu itu begitu istimewa bagiku..
Meski dia tak bergelimangan harta
Meski dia tak sekeren pria-pria yang pernah aku jumpai
Tetapi aku jatuh cinta padanya..
Meski bertahun-tahun aku tidak bertemu dengannya
Tetapi bayangan wajahnya masih teringat jelas di memoriku, wajahnya yang mempesona..

Aku mencintaimu bukan karena prestasimu..

Aku mencintaimu karena tunduk dan patuh mu terhadap Tuhanmu
Aku mencintaimu karena budi pekertimu
Aku mencintaimu karena kelembutan hatimu
Aku mencintaimu karena sayangmu terhadap umi dan abah mu
Aku mencintaimu karena pengetahuanmu
Sungguh kamu adalah panutanku, inspirasiku…
Aku begitu bangga karena mencintaimu meski kamu tak pernah tahu apapun tetang perasaanku
Aku hanya berharap kamu selalu ada di dekat ku, meski hanya sebagai teman,
memberiku semangat ketika aku sedang putus asa
menghiburku ketika aku menangis
mengingatku ketika kau mulai menjauh dari tuhan
memberikan jawaban dari semua pertanyaanku..
Meski hanya sebagai teman, tapi mungkin ini yang ditakdirkan padaku..
Meski aku tak diberi kesempatan untuk disisimu sebagai kekasihmu..
Tapi aku bahagia, bahagia karena cinta ini, bahagia karena mencintaimu..
Kenangan indah ku adalah ketika aku mengingat Allah, aku juga mengingat kamu..












Tidak ada komentar:

Posting Komentar